Public Health Symposium ke-16 UGM Bahas Peran AI dalam Pendidikan Kesehatan Masyarakat

Yogyakarta, 3 Juli 2026 — Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FKKMK) Universitas Gadjah Mada (UGM), kembali menyelenggarakan Public Health Symposium, agenda tahunan yang tahun ini memasuki penyelenggaraan ke-16. Mengusung tema “Improving Public Health through Innovative Education Approach: The Use of AI and Other Innovation”, kegiatan berlangsung selama dua hari secara hybrid dan diikuti lebih dari 100 peserta yang mengirimkan abstrak penelitian, mulai dari mahasiswa Magister Kesehatan Masyarakat UGM, mahasiswa dari perguruan tinggi lain, hingga perwakilan instansi kesehatan pemerintahan.

Simposium ini diselenggarakan sebagai wadah bagi mahasiswa dan dosen untuk memaparkan hasil serta ide penelitian di bidang kesehatan masyarakat, sekaligus mendorong kontribusi berkelanjutan dalam riset dan inovasi pendidikan kesehatan.

Hari Pertama: Presentasi Abstrak

Pada hari pertama, seluruh peserta memaparkan hasil penelitiannya dalam sesi presentasi abstrak yang terbagi ke dalam 16 subtema, di antaranya epidemiologi, kesehatan masyarakat, systematic review, kesehatan lingkungan, hingga kebijakan dan manajemen kesehatan (health policy and management). Sesi ini menghadirkan beragam ide dan temuan penelitian yang menarik untuk diikuti oleh para peserta.

Hari Kedua: Research Update dan Sesi Panel

Memasuki hari kedua, kegiatan diisi dengan sesi research update yang menghadirkan sejumlah dosen, baik dari Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat maupun dari Program Studi Gizi dan Kebijakan Kesehatan (Health Policy and Management) UGM. Selain menyampaikan tanggapan atas abstrak yang dikirimkan peserta, para narasumber pada sesi ini turut memaparkan hasil-hasil penelitian dan temuan terbaru di bidangnya masing-masing.

Sesi yang paling dinantikan peserta pada hari kedua adalah sesi panel yang mengangkat pembahasan mengenai peran kecerdasan buatan (AI) dalam dunia kesehatan. Sesi ini menghadirkan lima narasumber utama, yaitu:

Dr. Ariyanto Nugroho, SKM., M.Sc. — Topik: “The Future of Public Health Profession: Adapting to AI and Digital Innovations in Health Education”

Perwakilan Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI)

 

Dr.Agr.Sc. Ir. Hatma Suryatmojo, S.Hut., M.Si., IPU, ASEAN Eng. — Topik: “Integrating Technological Innovations into Higher Education Curricula for Health Sciences”

Perwakilan Pusat Inovasi dan Kajian Akademik (PIKA) UGM

 

Anis Fuad, S.Ked, DEA — Topik: “Training Future Public Health Specialists: Leveraging AI and Big Data in Public Health Education”

Dosen  Magister Kesehatan Masyarakat FKKMK UGM

 

Ari Prayogo Pribadi, S.T., M.T., Ph.D. — Topik: “Evidence-Based Applications of AI in Public Health Interventions and Community Education”

Dosen  Magister Kesehatan Masyarakat FKKMK UGM

 

Prof. Huan Nguyen — Topik: “Leveraging Digital Twins for Advanced Epidemiological Education”

Middlesex University London

Pembahasan mengenai pemanfaatan AI bagi dunia kesehatan dalam sesi panel ini mendapat animo yang tinggi dari peserta, baik dari kalangan mahasiswa Magister Kesehatan Masyarakat UGM, mahasiswa dari kampus lain, maupun perwakilan instansi kesehatan pemerintahan yang turut hadir.

Melalui Public Health Symposium ke-16 ini, Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat FKKMK UGM berharap dapat terus mengasah keterampilan mahasiswa dan dosen dalam memaparkan hasil serta ide penelitian, sekaligus mendorong kontribusi yang berkelanjutan dalam pengembangan riset dan inovasi pendidikan di bidang kesehatan masyarakat.

Penulis: Nanda Melania

Narahubung: Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat, FKKMK UGM — ph.fkkmk.ugm.ac.id | Instagram @publichealthugm | Twitter/X @s2ikm_ugm | Facebook Magister IKM UGM